PERBEDAAN TENTANG QUNUT SUBUH

PERBEDAAN TENTANG QUNUT SUBUH

Disarikan dari Kitab Bidayatul Mujtahid karangan Ibnu Rusyd.

 

Ulama berbeda tentang permasalahan dalam Qunut :

  1. Malik berpendapat bahwa Qunut dalam sholat Subuh Mustahab
  2. Syafi’i mengatakan sunnah
  3. Sedangkan Abu Hanifah berpendapat bahwa tidak boleh Qunut dalam sholat subuh. Karena qunut posisinya ketika witir.
  4. Pendapat-pendapat lain :
  • Qunut dilaksanakan tiap waktu sholat,
  • Tidak ada Qunut kecuali pada bulan Ramadhan
  • Hanya pada separuh akhir Ramadhan
  • Hanya separuh awal Ramadhan

Sebab-sebab Perbedaan : perbedaan dalam atsar-atsar yang dinukil dari Nabi SAW tentang hal tsb, dan qiyas tentang qunut sebagian sholat terhadap sholat yang lain. Yaitu ketika nabi qunut pada sebagian sholat dan tidak qunut pada sholat yang lain.

Abu Umar bin Abdul Barr berkata : Qunut dilakukan ketika melaknat orang-orang kafir pada bulan Ramadhan, mengikuti doa Rasul ketika melaknat Rail dan Dzakwan, pada peristiwa para sahabat yang dibunuh di sumur Maunah.

Al Laits bin Saad berkata : tidak qunut sejak 40 atau 45 tahun kecuali dibelakang imam yang berqunut, mengambil hadits dari Nabi bahwasanya beliau qunut sebulan atau 40 hari mendoakan suatu kaum sampai Allah menurunkan ayat QS Ali Imron 128

{ليس لك من الأمر شيء أو يتوب عليهم أو يعذبهم فإنهم ظالمون}

Maka Rasul meninggalkan qunut, dan tidak qunut lagi setelahnya sampai beliau wafat. Dia berkata : maka sejak dibawakan hadits tersebut aku tidak lagi mengerjakan qunut. Inilah yang pendapat yang dipilih Yahya bin Yahya.

Dan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah :

أن النبي عليه الصلاة والسلام قنت في صلاة الصبح، ثم بلغنا أنه ترك ذلك لما نزلت {ليس لك من الأمر شيء أو يتوب عليهم} وخرج عن أبي هريرة أنه قنت في الظهر والعشاء الأخيرة وصلاة الصبح

Dan dalam hadits lain

أنه قنت شهرا في صلاة الصبح يدعو على بني عصية”

BACAAN QUNUT

  • Menurut Maliki doa yang mustahab dibaca ketika qunut adalah

 

“اللهم إنا نستعينك ونستغفرك ونستهديك ونؤمن بك ونخنع لك ونخلع ونترك من يكفرك، اللهم إياك نعبد ولك نصلي ونسجد وإليك نسعى ونحفد، نرجو رحمتك ونخاف عذابك إن عذابك بالكافرين ملحق”

  • Imam Syafii mengatakan doa yang dibaca ketika qunut adalah

اللهم اهدنا فيمن هديت وعافينا فيمن عافيت، وقنا شر ما قضيت، إنك تقضي ولا يقضى عليك، تباركت ربنا وتعاليت”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: